DIALEKTIKA JAMBI: Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2 RT 20, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (4/3/2026).
turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan tanggap
darurat kepada para korban. Kebakaran yang terjadi pada Selasa (3/3) sekitar
pukul 15.00 WIB itu menghanguskan tujuh unit rumah semi permanen dan permanen,
berdampak pada delapan kepala keluarga (KK) atau total 26 jiwa.
Tujuh rumah terdampak masing-masing milik Mulyono, Zulman,
Zuhardi, Dayat, Jailani, Rian, dan Irianto.
Dalam kunjungannya, Wali Kota menyampaikan rasa duka
mendalam atas musibah yang terjadi di bulan suci Ramadan.
“Hari ini saya turun
di Kelurahan Solok Sipin. Kami sangat prihatin karena di bulan suci Ramadan,
saat menjalankan ibadah, justru terjadi kebakaran,” ujar Maulana.
Ia juga menyoroti meningkatnya frekuensi kebakaran selama
Ramadan. Berdasarkan catatan Pemkot, dalam bulan suci ini telah terjadi empat
kali kebakaran di Kota Jambi.
“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Sebelum
meninggalkan rumah harus dilakukan pengecekan, baik sumber api dari
kelistrikan, colokan yang tidak dipakai dilepas, saat tarawih rumah
dikosongkan, atau saat memasak sahur jangan sampai ketiduran,” tegasnya.
Sebagai bentuk kehadiran pemerintah, Pemkot Jambi bersama
(Baznas) Kota Jambi menyalurkan bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah
tangga. Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak terdampak agar tetap
bisa melanjutkan pendidikan.
“Tadi hadir juga ibu kepala sekolah. Anak-anak kita berikan
bantuan perlengkapan seperti baju, tas, buku-buku dan kebutuhan sekolah lainnya
agar mereka tetap bisa belajar dengan baik,” jelasnya.
Maulana memastikan kebutuhan konsumsi para korban selama
satu minggu ke depan akan ditanggung Baznas. Nantinya, konsumsi berbuka puasa
dan sahur akan disiapkan oleh rumah makan terdekat.
“Selama satu minggu ke depan kami tanggung makannya melalui
Baznas. Akan ditunjuk tempat makan atau restoran terdekat untuk menyiapkan makan
berbuka dan sahur. Jadi korban tidak perlu memikirkan lagi urusan makan, sudah
disiapkan dengan layak,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengapresiasi
respon cepat warga dan aparat. Ia menyebut laporan melalui Call Center 112 membuahkan
respons cepat, dengan armada pemadam tiba di lokasi dalam waktu sembilan menit.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada unsur
TNI-Polri, Danramil, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, camat, serta warga yang
membantu proses evakuasi dan pemadaman.
Selain bantuan logistik, Pemkot Jambi memastikan kemudahan
pengurusan administrasi bagi korban, termasuk penerbitan surat keterangan
musibah untuk pengurusan dokumen kependudukan yang hilang atau terbakar,
seperti KTP, KK, dan dokumen penting lainnya.
Menjelang Idulfitri, Maulana mengimbau masyarakat untuk
meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati,
mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan, memastikan kompor
dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah. Kita berharap menjelang
Idulfitri tidak ada lagi musibah, sehingga kita bisa menjalani hari raya dengan
penuh kebahagiaan,” tutupnya
